Workshop Heritage 2017 Cirebon

by

WORKSHOP HERITAGE 2017 CIREBON
PENETAPAN BANGUNAN CAGAR BUDAYA

Diselenggarakan dalam rangkaian acara
SEMINAR NASIONAL “HERITAGE”
Tangible – Intangible
Gedung Negara BKPP Wilayah III Cirebon, 4 Mei 2017

Pendaftaran Worskhop Online di Sini
Penginapan di Sekitar Gedung Negara

LATAR BELAKANG
Indonesia mewarisi peninggalan cagar budaya leluhurnya yang tersebar di seluruh pelosok daerah. Dengan segala keterbatasan akan kebijakan, pengaturan, penegakan hukum, sumber daya manusia, keuangan dan sebagainya, masyarakat dan pemerintah tetap berupaya melestarikan cagar budaya yang ada, baik itu benda, struktur, bangunan, situs dan kawasan. Pelaksanaan workshop kali ini lebih difokuskan terhadap objek bangunan terutama dalam proses penetapannya menjadi bangunan cagar budaya.

Sebagai langkah awal sebagian pemerintah daerah telah mengeluarkan peraturan mengenai pelestarian cagar budaya melalui perda pengelolaan kawasan dan bangunan cagar budaya. Namun masih banyak beberapa daerah yang belum mempunyai pengaturan akan penetapan cagar budaya khususnya bangunan.

Melalui kegiatan workshop ini diharapkan kita mendapatkan pemahaman secara umum mengenai bentuk kesiapan dari aspek institusional, yuridis dan teknis penetapan bangunan cagar budaya. Secara teknis khususnya kita mendapatkan pengetahuan lebih rinci mengenai kriteria-kriteria, penggolongan serta bentuk pelestarian dan pemugaran sesuai penetapannya.

MAKSUD
Kegiatan workshop “Metode Penetapan Bangunan Cagar Budaya” tiada lain dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat umum mengenai proses penetapan bangunan cagar budaya.

TUJUAN
Kegiatan workshop ini dilaksanakan bertujuan untuk :
a. Memberikan gambaran akan kriteria-kriteria dalam penentuan bangunan cagar budaya.
b. Meningkatkan pemahaman akan penggolongan dalam penentuan bangunan cagar budaya.
c. Memberikan gambaran akan bentuk pelestarian dan pemugaran sesuai penentuan bangunan cagar budaya.

TARGET PESERTA
Peserta yang diharapkan mengikuti workshop ini adalah :
a. Pemerintah daerah khususnya di Wilayah III Cirebon seperti Pemkot Cirebon, Pemkab Cirebon, Pemkab Majalengka, Pemkab Kuningan dan Pemkab Indramayu serta pemerintah daerah umumnya yang berada di wilayah Provinsi Jawa Barat;
b. Mahasiswa dalam segala jenjang, baik itu S1, S2 dan S3;
c. Para peneliti dan pemerhati masalah pelestarian cagar budaya;
d. Organisasi, lembaga swadaya masyarakat atau komunitas budaya; serta
e. Masyarakat umum.
Peserta yang ditargetkan mengikuti kegiatan workshop kurang lebih sebanyak 100 (seratus) orang.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Kegiatan workshop “Penetapan Bangunan Cagar Budaya” dilaksanakan :
Tempat : Gedung Negara
Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan
BKPP Wilayah III Provinsi Jawa Barat
Alamat : Jl. Siliwangi No. 14 Kota Cirebon
Hari/tanggal : Kamis, tanggal 4 Mei 2017
Waktu : 07.00 – 17.00 WIB.

METODE PELAKSANAAN
Secara umum, pelaksanaan workshop ini terbagi kepada 2 (dua) bagian :
a. Penyampaian materi secara umum akan proses penetapan bangunan cagar budaya; dan
b. Pelaksanaan teknis penetapan bangunan cagar budaya melalui observasi dan penilaian terhadap bangunan yang diduga merupakan bangunan cagar budaya dengan objek terpilih : Bangunan Gedung Negara BKPP Wilayah III Cirebon.

PEMATERI
Dalam pelaksanaan workshop ini, dihadirkan para pemateri yang dinilai berkompeten dalam proses penetapan bangunan cagar budaya.

Kualifikasi Pemateri
Pemateri workshop memiliki kualifikasi sbb :
1. Memiliki pemahaman dalam bidang pelestarian cagar budaya secara umum;
2. Memiliki pemahaman dalam proses penetapan bangunan cagar budaya secara umum, terutama terkait aspek institusional dan yuridis.
3. Memiliki pengalaman secara teknis dalam proses penetapan bangunan cagar budaya;
4. Memiliki pengalaman secara teknis akan bentuk pelestarian dan pemugaran bangunan cagar budaya.

Tugas Pemateri pada Sesi 1
Pemateri 1
1. Memberikan pemahaman secara umum akan pelestarian cagar budaya umumnya dan bangunan cagar budaya khususnya.
2. Memberikan pemahaman akan proses penetapan bangunan cagar budaya secara umum, terutama terkait aspek institusional dan yuridis.
3. Menyiapkan bahan paparan yang akan disampaikan pada acara.

Pemateri 2
1. Memberikan pemahaman umum akan proses pengumpulan data dalam penetapan bangunan cagar budaya.
2. Memberikan pengetahuan teknis akan proses pengumpulan data dalam penetapan bangunan cagar budaya.
3. Menyiapkan modul* baku sistem pengumpulan data dalam penetapan bangunan cagar budaya.
*Modul dapat berupa matrik/tabel lengkap beserta uraian/penjelasannya sebagai template sistem pengumpulan data.
4. Menyiapkan bahan paparan yang akan disampaikan pada acara.

Tugas Pemateri 3
1. Memberikan pemahaman umum akan proses penilaian dalam penetapan bangunan cagar budaya.
2. Memberikan pengetahuan teknis akan proses penilaian data dalam penetapan bangunan cagar budaya.
3. Menyiapkan modul* baku sistem penilaian data dalam penetapan bangunan cagar budaya.
*Modul dapat berupa matrik/tabel lengkap beserta uraian/penjelasannya sebagai template sistem penilaian data.
4. Menyiapkan bahan paparan yang akan disampaikan pada acara.

Tugas Pemateri pada Sesi 2
Tugas Pemateri 1
1. Mendampingi pemateri 2 dan 3 saat pelaksanaan teknik penilaian bangunan cagar budaya di lapangan.
2. Mendampingi dan memberikan pemahaman kepada peserta akan teknik penilaian bangunan cagar budaya di lapangan.

Tugas Pemateri 2
1. Mendampingi dan memberikan pemahaman kepada peserta akan teknik penilaian bangunan cagar budaya di lapangan.
2. Memberikan bimbingan kepada peserta akan proses pengumpulan data di lapangan.
3. Memberikan bimbingan pengisian modul baku sistem pengumpulan bangunan cagar budaya di lapangan.

Tugas Pemateri 3
1. Mendampingi dan memberikan pemahaman kepada peserta akan teknik penilaian bangunan cagar budaya di lapangan.
2. Memberikan bimbingan kepada peserta akan proses analisis data di lapangan.
3. Memberikan bimbingan pengisian modul baku sistem penilaian bangunan cagar budaya di lapangan.

Tugas Pemateri pada Tahap Akhir
1. Mengevaluasi hasil pengumpulan data dan hasil analisis bangunan cagar budaya yang didapatkan di lapangan/pada objek terpilih.
2. Menyampaikan hasil pengumpulan data dan hasil analisis bangunan cagar budaya yang telah disiapkan sebelumnya.
3. Menyampaikan secara umum tindak lanjut penetapan terkait bentuk pelestarian yang tepat dilaksanakan.

JADWAL KEGIATAN
Tempat: Gedung Negara

No Waktu Kegiatan
I 07:00-08:00 Tahap Persiapan
II 08:00-12:00 Tahap Pelaksanaan
Penyampaian Materi – Pengumpulan data dalam rangka penetapan bangunan cagar budaya
12:00-13:00 Istirahat
Penyampaian Materi – Teknik analisis dalam penetapan bangunan cagar budaya
III 15:30-17:00 Tahap Akhir

SUSUNAN ACARA

No Waktu Kegiatan
I Tahap Persiapan
07:00-08:00 Pendaftaran dan registrasi ulang
Pengisian daftar hadir
Pembagian materi
Jajanan dan kopi/teh pagi
08:00-08:30 Sambutan dan Pembukaan
Sambutan Kepala BKPP Wilayah III atau yang mewakili
Pengantar Ketua Pelaksana Workshop
II Tahap Pelaksanaan Sesi 1
08:30-09:30 Pemateri 1: Harastoeti Dibyo Hartono Dr. 
Aspek Institusional dan Yuridis dalam Penetapan Bangunan Cagar Budaya
09:30-10:30 Pemateri 2: Arif Sarwo Wibowo Dr.Eng 
Pengumpulan data dalam penetapan bangunan cagar budaya
10:30-11:30 Pemateri 2: Arya Abieta Ir. IAI. 
Teknik analisis penetapan bangunan cagar budaya
11:30-12:00 Diskusi dan Tanya Jawab
12:00-13:00 Istirahat
Tahap Pelaksanaan Sesi 2
13:00-14:30 Pemateri 1 – 2 – 3
Observasi dan penilaian lapangan bangunan cagar budaya
Pembagian materi
Kunjungan lapangan objek kajian: Gedung Negara
III Tahap Akhir
14:30-16:15 Pemateri 1 – 2 – 3
Evaluasi penilaian bangunan cagar budaya
Pembagian materi diskusi penyesuaian hasil penilaian peserta workshop dan hasil pemateri
16:15-16:30 Pemberian piagam/sertifikat penghargaan kepada pemateri – moderator dan perwakilan peserta
Piagam/sertifikat diberikan oleh Kepala BKPP Wilayah III atau yang mewakili
16:30-17:00 Penutupan oleh Kepala BKPP Wilayah III atau yang mewakili
Penyampaian informasi kegiatan city-tour 5 Mei 2017

TATA TERTIB
Untuk kelancaran pelaksanaan workshop, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan harus mengikuti tata tertib sebagai berikut :
1. Wajib mengikuti seluruh tahap kegiatan yang sudah direncanakan;
2. Peserta menyiapkan peralatan/perlengkapan sesuai arahan panitia workshop;
3. Peserta yang mendapatkan sertifikat adalah peserta yang mengikuti semua sesi dalam kegiatan ini;
4. Berpakaian rapi, sopan, tidak diperkenankan menggunakan sandal selama kegiatan berlangsung;
5. Menandatangani daftar hadir pada saat registrasi;
6. Mengatur pengggunaan telepon genggam dalam kondisi nada getar/diam/silent;
7. Menjaga keamanan, kebersihan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung;
8. Tidak merokok selama kegiatan berlangsung;
9. Hal-hal lain yang belum terdapat dalam tata tertib ini akan diatur lebih lanjut.