Transformasi Bentuk Arsitektur Masjid Agung Palembang

by

Setyo Nugroho1, Husnul Hidayat2

1,2 Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya.
Korespondensi: setyongr@yahoo.com

https://doi.org/10.32315/sem.1.a265

Abstrak

Arsitektur bangunan masjid merupakan salah satu ungkapan fisik dari budaya masyarakat sangat dipengaruhi oleh tradisi regional tergantung waktu dan tempat dibangunnya. Meskipun demikian sesuai fungsi utamanya sebagai tempat sholat berjamaah, bangunan masjid mempunyai tatanan dan fitur arsitektur tertentu yang bersifat universal dan muncul pada bangunan-bangunan masjid di seluruh dunia. Perluasan suatu bangunan masjid untuk memenuhi perkembangan kebutuhan peribadatan merupakan sesuatu yang lazim serta bisa dilakukan secara berulang dalam rentang waktu yang panjang, sehingga pola transformasi bentuk arsitektur yang terjadi bisa beragam sesuai jaman dan teknologi yang berkembang. Tulisan ini bertujuan untuk mendapatkan prinsip-prinsip dasar arsitektur bangunan masjid yang tahan terhadap ruang dan waktu, khususnya bangunan Masjid Agung Palembang yang sejak awal dibangunnya telah mengalami beberapa kali perkembangan. Pemahaman atas proses transformasi arsitektur bangunan masjid ini sangat penting untuk melihat kekuatan tatanan dan elemen bangunan yang ada dalam menerapkan prinsip dasar rancangan bangunan masjid, baik berdasarkan pada syariah maupun tradisi setempat.

Kata-kunci : arsitektur, masjid, transformasi

Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 1, A 265-272
Download PDF

Prosiding Seminar Nasional