Tata Ruang Lingkungan:  Bentuk Kearifan Lokal Migran Madura pada Permukiman Kotalama Malang

by

Damayanti Asikin1, Antariksa2, Lisa Dwi Wulandari3, Wara Indira Rukmi4

1 Laboratorium Desain Permukiman dan Kota, Jurusan Arsitektur, & Minat Arsitektur, Program Doktor Teknik Sipil, Fakultas   Teknik, Universitas Brawijaya Malang.
2 Laboratorium Arsitektur Nusantara, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang.
3 Laboratorium Desain Permukiman dan Kota, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang.
4 Laboratorium Perencanaan dan Pembangunan Kota, Jurusan Perencanaan Wilayah & Kota, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang.
Korespondensi: dama_asikin@ub.ac.id

https://doi.org/10.32315/sem.3.a134

Abstrak

Kearifan lokal merupakan hasil proses kerja kognitif individu sebagai upaya menetapkan pilihan nilai-nilai yang dianggap paling tepat bagi setiap individu. Kearifan lokal suatu lingkungan terlihat melalui karakteristik lingkungan fisik dan lingkungan non-fisiknya. Manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan fisik maupun sosialnya selalu berupaya untuk beradaptasi baik secara individu maupun kelompok.  Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui penerapan kearifan lokal migran Madura dalam beradaptasi dengan lingkungan permukiman perkotaan di wilayah Kotalama Malang sebagai tempat tinggal mereka yang baru. Penelitian menggunakan metode deskriptif – kualitatif  dengan analisis induktif. Pengumpulan data melalui pengamatan pada proses adaptasi di aspek struktural, fungsional dan perilaku serta indepth interview pada keyperson terkait. Hasil kajian memperlihatkan tata ruang lingkungan permukiman dan rumah tinggal merupakan penerapan kearifan lokal oleh migran Madura hasil proses adaptasi pada aspek perilaku dan fungsional serta aspek struktural dalam menghadapi kondisi geografis serta keterbatasan lahan yang ada serta terkait dengan pengalaman ruang dan karakter mereka dalam perilaku bersosialisasi sebagai masyarakat Madura.

Kata-kunci : kearifan lokal, lingkungan, Malang, migran Madura, tata ruang

Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 3, A 134-139
Download PDF

Prosiding Seminar Nasional