Perspektif Struktur dan Konstruksi pada Proses Renovasi Rumah Gadang

by

Hafshah Salamah1, Feni Kurniati2

1 Kelompok Keahlian Teknologi Bangunan/Program Studi Arsitektur/Sekolah Arsitektur, Perancangan, dan Pengembangan Kebijakan/Institut Teknologi Bandung.
2 Kelompok Keahlian Sejarah, Teori, dan Kritik Arsitektur/Program Studi Arsitektur/Sekolah Arsitektur, Perancangan, dan Pengembangan Kebijakan/Institut Teknologi Bandung.
Korespondensi : hafshahs93@gmail.com

https://doi.org/10.32315/sem.4.056

Abstrak

Seiring berkembangnya zaman, kebutuhan masyarakat Minang terhadap penggunaan Rumah Gadang semakin berkurang. Saat ini sudah sedikit bangunan Rumah Gadang yang masih terurus dan ditinggali oleh orang Minang, sehingga jumlah Rumah Gadang saat ini berkurang drastis. Meskipun begitu, masih ada komunitas yang mempertahankan keberadaan Rumah Gadang hasil turun temurun keluarga mereka seperti di Nagari Sumpu dan Nagari Jaho. Namun, karena bangunan-bangunan ini sudah berdiri lebih dari seratus tahun, beberapa rumah diketahui sudah melakukan proses renovasi dan restorasi. Artikel ini akan mambahas perbandingan perspektif struktur dan konstruksi antara teori Rumah Gadang dengan praktek Rumah Gadang yang saat ini sudah dan sedang direnovasi. Metode peneltian yang dilakukan pada artikel ini adalah metode kualitatif dengan mengambil data primer melalui observasi dan wawancara serta data sekunder dengan studi literatur. Pembahasan pada artikel ini menunjukkan bagaimana perspektif masyarakat Minangkabau terhadap Rumah Gadang saat ini terlihat dari perbedaan arsitektur Rumah Gadang dulu dan sekarang.

Kata-kunci : struktur, konstruksi, renovasi, rumah, gadang

Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 4, 056-063
Download PDF


Prosiding Seminar Nasional