Model Ruang Publik Di Permukiman Padat Kota Di Wilayah Pesisir Kota Manado

by

 Faizah Mastutie¹, Surijadi Supardjo², Didik Prijadi³

¹ Perumahan dan Permukiman, Arsitektur, Teknik Universitas Sam Ratulangi
² Sejarah Arsitektur, Arsitektur, Teknik Universitas Sam Ratulangi
³ Desain Arsitektur, Arsitektur, Teknik Universitas Sam Ratulangi
Korespondensi: faizah_mastutie24@yahoo.co.id

https://doi.org/10.32315/sem.3.b017

Abstrak

Penelitian ini bertolak dari permasalahan kurangnya ruang publik pada permukiman padat kota di pesisir pantai kota Manado, yang dikhawatirkan dapat menimbulkan berbagai masalah sosial kemasyarakatan, sebagai jawaban dari kurangnya kebersamaan untuk saling berinteraksi, komunikasi antar warga, juga  tempat bermain yang menyenangkan bagi anak-anak, sehingga budaya kebersamaan dan toleransi kian terkikis. Konflik sosial yang kerap kali terjadi di beberapa permukiman padat di pesisir pantai beberapa tahun terakhir (percekcokan antar tetangga, perkelahian, panah wayer dan lain sebagainya) bukan tidak mungkin merupakan efek jangka panjang dari kurangnya ruang publik di lingkungan tersebut. Peneltian ini mencoba mengkaji tentang keberadaan ruang publik di lingkungan permukiman padat kota pesisir. Beberapa hal yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah: 1) Mengidentifikasi aktivitas warga di tengah keterbatasan lahan di lingkungan hunian mereka. 2) Menggali potensi fisik dan sosial yang masih dimiliki masyarakat untuk dapat dikembangkan melalui kegiatan-kegiatan yang partisipatif (pemberdayaan) dan 3). Mendesain ruang publik (penerapan desain) yang sesuai dengan karakteristik lingkungan dan masyarakat di lingkungan tersebut. Selain menghasilkan desain model ruang publik yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat, penelitian ini juga menguji cobakan dan mengembangkan model pemberdayaan masyarakat dalam proses desain, pembangunan dan pemeliharaan. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Person Centred Mapping (salah satu metode dalam penelitian perilaku).

Kata kunci: Model, Ruang Publik, Permukiman, Pesisir, Partisipatiif.

Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 3, B 017-024
Download PDF

Prosiding Seminar Nasional