Lemuh Struktur-Konstruksi Arsitektur Tradisional Bali Menghadapi Bencana Gempa Bumi

by

A. A. Ayu Oka Saraswati

Laboratorium Perancangan, Program Studi Arsitektur,Fakultas Teknik, Universitas Udayana
Korespondensi : sarassaraswati61@gmail.com

https://doi.org/10.32315/sem.4.009

Abstrak

Arsitektur Tradisional Bali (ATB) masih digunakan dan dibangun secara turun temurun oleh masyarakat Bali. Bale-ATB mampu bertahan pada saat terjadi gempa besar terakhir di Bali. Saat ini terjadi perkembangan produksi bale-ATB yang mengubah struktur-konstruksi serta ornamen bale-ATB. Permasalahannya, bila kembali terjadi gempa besar di Bali, bale-ATB yang diproduksi tersebut, besar kemungkinannya akan jatuh. Untuk ini perlu dipelajari struktur-konstruksi ATB sebagai local genius yang tangguh. Penelitian ini dilakukan dengan pengamatan langsung pada sampel yang ditentukan secara acak terhadap bale-ATB yang telah berumur lebih dari 50 tahun serta alat bantu raga yang terdapat di laboratorium. Penelitian ini mengungkap detail-detail struktur-konstruksi ATB. Dengan penelitian ini struktur-konstruksi bale-ATB merupakan struktur-konstruksi yang dinamis/daktil yang pada saat terjadi gempa akan turut bergoyang. Lemuh merupakan gerakan gemulai yang terbayangkan terjadi pada bale-ATB saat terjadi gempa.

Kata-kunci: struktur-konstruksi, Arsitektur Tradisional Bali, gempa, lemuh, gemulai

Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 4, 009-014

Download PDF

Prosiding Seminar Nasional