Interaksi Sosial Gated Community Terhadap Masyarakat Sekitarnya

by

Wiwik Wahidah Osman1, Mimi Arifin2, Andi Teddy M3, Anita Triahandayani4

1,2  Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.
3 Prodi Arsitektur,  Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Makassar
4 Mahasiswa Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.
Korespondensi: w_wahidahosman@yahoo.com

https://doi.org/10.32315/sem.3.a140

Abstrak

Perkembangan perumahan yang diselenggarakan oleh pengembang mengalami perkembangan yang pesat di beberapa Kota. Perumahan baru biasanya memberikan batasan fisik berupa pagar atau tembok di sekeliling lingkungan perumahannya dan terdiri dari satu akses keluar masuk perumahan tersebut. Perumahan dengan bentuk fisik seperti itu disebut ‘Gated Community. Pertumbuhan tersebut dapat memicu munculnya fregmentasi kota baik secara fisik maupun non fisik perkotaan, karena sifat enclave yang dimiliki perumahan-perumahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakterisktik perumahan gated community dan un gated community, menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi sosial perumahan gated community dan un gated community terhadap masyarakat sekitarnya, dan menjelaskan dampak dari faktor-faktor terhadap masyarakat sekitarnya serta solusinya. Analisis deskriptif dan komperatif digunakan untuk menjelaskan karakteristik perumahan gated community dan un-gated community. Analisi regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS digunakan untuk mengetahui faktor-faktor pengaruh interaksi, yang selanjutnya dari faktor-faktor tersebut dirumuskan dampak dari faktor-faktor tersebut, serta menyusun arahan dalam peningkatan interaksi sosial di masyarakat dengan menggunakan analisis deskriptif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Karakteristik perumahan gated community identik kawasan berpagar yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum, sehingga untuk interaksi sosial antar penghuni dengan masyarakat sekitar tergolong sangat rendah, sedangkan Un-gated community merupakan salah satu perumahan yang memiliki interaksi yang yang cukup tinggi antar penghuni dengan masyarakat sekitarnya. 2. Faktor-faktor yang memepengaruhi interaksi sosial pada gated community terdiri dari faktor ekonomi, sosial, kenyamanan dan fasilitas, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh adalah tipe penghuni. Selanjutnya interaksi Un-gated community dipengaruhi oleh faktor sosial, kenyamanan fasilitas, dan faktor yang tidak berpengaruh adalah faktor ekonomi. 3. Dampak sosial yang terjadi adalah kesenjangan sosial, adanya perbedaan perilaku terhadap tingkat ekonomi dan keterhambatan interaksi. Adapun solusi yang dilakukan yaitu pengadaan ruang-ruang publik, berupa taman untuk aktivitas sosial masyarakat, dan membangun hunian yang tidak menyebabkan adanya pengelompokan komunitas tertentu yang didasarkan dari tingkat pendapatan.

Kata-kunci : Perumahan, gated community, un-gated community, interaksi sosial

Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 3, A 140-147
Download PDF

Prosiding Seminar Nasional