Identifikasi Aspek Fungsional Kolong pada Arsitektur Bangunan Tradisional Tongkonan, Toraja, Indonesia

by

Wijanarko1, Rinaldy Yumadhika2

1,2 Mahasiswa/Magister Arsitektur/Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan/Universitas Islam Indonesia.
Korespondensi : 16922001@students.uii.ac.id

https://doi.org/10.32315/sem.2.c001

Abstrak

Rumah tradisonal Toraja terdiri atas tongkonan sebagai rumah utama dan alang sebagai lumbung, rumah ini sekaligus sebagai manifestasi dari kosmologi dunia atas, tengah, dan bawah dalam analogi tubuh manusia yaitu kepala, badan, dan kaki dengan fungsi ruang yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi aspek fungsional pada bagian bawah bangunan (kolong) di arsitektur tongkonan, Toraja. Pada umumnya kolong dianalogikan sebagai dunia bawah yang biasa difungsikan untuk aktivitas hewan namun, fungsi kolong pada rumah tradisional Toraja selain untuk aktivitas hewan ternak juga digunakan sebagai ruang penerima tamu. Tiga aspek fungsional dalam arsitektur meliputi fungsi aktivitas, fungsi teknik, dan fungsi simbolik dapat digunakan untuk mengidentifikasikan fungsi kolong tersebut. Jenis penelitian ini ialah deskriptif kualitatif, analisis data menggunakan analisa isi (content analysis) dengan rumah tongkonan sebagai studi kasusnya, data dianalisis dan dikomparasikan dengan aspek fungsional arsitektur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian kolong rumah tradisional Toraja tidak serta merta hanya sebagai manifestasi dunia bawah saja yang selalu identik dengan hal-hal yang bersifat kotor namun, fungsi aktivitas dunia tengah ternyata juga diwadahi di bagian kolong alang, berbeda dengan fungsi kolong tongkonan yang lebih merepresentasikan dunia bawah.

Kata-kunci: arsitektur kolong, kolong tongkonan, kolong alang, fungsi kolong

Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 2, C 001-006
Download PDF

Prosiding Seminar Nasional