Aplikasi SWOT Di Kawasan Permukiman Kumuh (Kelurahan Biring Romang)

by

Asiana Rahmawati

Mahasiswa Pascasarjana Arsitektur, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako.  Korespondensi: asiana.rahmawati@yahoo.com

https://doi.org/10.32315/sem.3.a042

Abstrak

Permukiman kumuh yang terbentuk dan berkembang akibat proses perubahan sosial di lingkungan permukiman. Permukiman kumuh adalah salah satu dari sekian banyak permasalahan penataan ruang tidak terkecuali di Kota Makassar. Salah satunya permukiman kumuh pada kawasan Biring Romang ternyata dapat dianalisis dengan menggunakan SWOT. SWOT dapat dibagi kedalam dua elemen, analisa internal yang berkonsentrasi pada potensi dan peluang apa saja yang bisa dimaksimalkan pada sebuah permukiman kumuh, dan analisa eksternal tentang meminimalkan kelemahan dan ancaman yang terdapat di sebuah permukiman kumuh. Adapun hasil penelitian sebagai acuan solusi penanganan permukiman kumuh di kelurahan Biring Romang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian evaluatif. Pengumpulan data dilakukan dengan survey, observasi, wawancara serta literatur.

Kata-kunci: Permukiman Kumuh, SWOT.

Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 3, A 042-050
Download PDF

Prosiding Seminar Nasional