Analisis Penulis Mengenai Akulturasi Budaya pada Aula Timur ITB

by

Muhammad Hafiz Asyraf1, Bambang Setia Budi2

1 Sejarah Teori Kritik Arsitektur, Arsitektur, SAPPK, Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung.
Asisten Profesor, Kelompok Keahlian Teori Kritik Arsitektur, Prodi Arsitektur, Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan(SAPPK), Institut Teknologi Bandung
Korespondensi: asyraf.hafiz666@gmail.com

https://doi.org/10.32315/sem.1.a279

Abstrak

Bandung merupakan ibukota Jawa Barat yang memiliki banyak peninggalan bersejarah, salah satunya adalah bangunan dan karya arsitektur zaman kolonial, terdapat akulturasi budaya yang dapat terlihat dari bentukan bangunan seperti gabungan antara atap dengan badan bangunan atau sekedar ornamen pada dinding yang membuatnya semakin menarik, pengertian akulturasi sendiri adalah perpaduan budaya yang kemudian menghasilkan budaya baru tanpa menghilangkan unsur-unsur asli dari budaya tersebut. Metoda pengamatan, pengumpulan data dan analisis informasi menghasilkan analisis mengenai akulturasi yang terjadi pada bangunan bersejarah di kota Bandung, juga sebagai pengetahuan tambahan mengenai keberagaman dan pembauran kebudayaan antar bangsa pada yang dapat dilihat dari sebuah bangunan. Kali ini penulis akan membahas tentang aula timur ITB,  Diharapkan analisis akulturasi ini dapat menjadi panduan bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang asal dan analisis fisik bangunan aula timur ITB.

Kata-kunci : akulturasi budaya, , aula timur ITB, budaya, Bandung

Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 1, A 279-284
Download PDF

Prosiding Seminar Nasional