Adaptasi Bangunan Cagar Budaya Tamansari Yogyakarta Terhadap Perkembangan Jaman Melalui Soundscape

by

Patricia P. Noviandri1, Ferdy Sabono2

1 Laboratorium Fisika Bangunan, Arsitektur, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Kristen Duta Wacana.
Laboratorium Perancangan dan Struktur, Arsitektur, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Kristen Duta Wacana.
Korespondensi: patriciapahlevi@staff.ukdw.ac.id

https://doi.org/10.32315/sem.3.a078

Abstrak

Yogyakarta dikenal dengan banyaknya bangunan-bangunan bersejarah yang dilindungi. Salah satu bangunan bersejarah yang menjadi ikon kota ini yaitu Tamansari. Tamansari termasuk dalam Bangunan Cagar Budaya (BCB) tingkat internasional. Selama ini, konservasi Tamansari hanya memperhatikan aspek fisik yaitu bangunan dan landscape. Namun, konservasi pada aspek non-fisik tidak semua bidang disentuh oleh pihak-pihak yang bersangkutan. Salah satu aspek non fisik yang perlu diperhatikan yaitu aspek suara. Soundscape pada Tamansari berubah dari waktu ke waktu. Perubahan soundscape ini perlu dipahami sehingga masa lalu bangunan tetap dapat dinikmati pada masa kini. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui perubahan Tamansari dari masa lalu dan masa kini ditinjau dari aspek suara. Metode pengumpulan data masa lalu melalui literatur dan data saat ini melalui observasi lapangan. Analisis data menggunakan analisis Deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu adaptasi situs Tamansari terhadap perubahan jaman sebatas aspek visual. Tamansari melakukan menyesuaikan dengan perkembangan jaman melalui suara-suara air meskipun belum menciptakan suasana masa lalu dan masih terbatas pada area kolam.

Kata-kunci : Adaptasi, Bangunan Cagar Budaya, Tamansari, Suara, Soundscape

Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 3, A 078-086
Download PDF

Prosiding Seminar Nasional